Pages

Selamat Datang Di Blog Kuya
Subscribe:

Minggu, 30 Mei 2010

Karbon Monoksida Dan Bahaya Merokok bagi Kehidupan


Pada karbon monoksida, jika di konsumsi tinggi dapat menyebabkan kematian. Akan teteapi ternyata kontak dengan karbon monoksida pada konsentrasi yang rendah (kurang dari 100 ppm) juga dapat mengganggu kesehatan. Racun gas karbon monoksida berpengaruh terhadap tubuh, terutama dalam darah. Secara normal, darah berfungsi dalam system transport membawa oksigeb dalam bentuk oksi-hemoglobin (O2Hb) dari paru-paru ke sel-sel tubuh, dan membawa karbon dioksida dari sel-sel tubuh ke paru-paru. Afinitas (daya ikat) CO terhadap hemoglobin adalah 200 kali lebih tinggi daripada afinitas oksigen terhadap hemoglobin. Akibatnya, bila manusia menghirup udara yang mengandung CO dengan konsentrasi tinggi akan menyebabkan darah kekurangan oksigen bahkan bias kehabisan oksigen. Pada akhirnya mengakibatkan kematian karena darah hanya mengikat CO dalam bentuk COHb.
Polusi udara oleh gas CO juga terjadi selama merokok. Asap rokok mengendung lebih dari 20.000 ppm. Konsentrasi CO yang tinggi dalam asap rokok yang terhisap mengakibatkan kadar COHb didalam darah meningkat. Selain itu juga berbahaya bagi orang yang berada di sekitarnya, karena asapnya dapat terhisap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar